Trending

Mengenal Bisnis dan Investasi di Zaman Digital


Selamat datang kembali pembaca dimanapun kalian berada, semoga kita selalu diberikan kesehatan dan rejeki yang lancar, sehingga kita diberi kemudahan dalam melakukan aktivitas.

Pada kesempatan kali ini kita akan bahas tentang apa itu bisnis dan investasi, tentu kalian sudah familiar dengan istilah tersebut, namun kita belum memahami sebenarnya apa itu bisnis dan investasi tersebut. bahkan sebagian besar dari kita menganggap bisnis dan investasi hanya dilakukan oleh orang-orang kaya atau pengusaha besar di dunia ini.

Sebelum kita memahamkan mindset tentang bisnis dan investasi, alangkah baiknya kalau kita memahami definisi tentang bisnis dan investasi terlebih dahulu,ada beberapa pengertian mengenai istilah tersebut akan kita jabarkan sebagai berikut

Pengertian Bisnis

Bisnis adalah serangkaian usaha yang dilakukan individu atau kelompok dengan menawarkan barang dan jasa dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan (laba). Bisnis juga didefinisikan sebagai menyediakan barang dan jasa guna untuk kelancaran sistem perekonomian. Definisi tersebut tertulis dalam buku pengantar bisnis oleh Hadnion Wijoyo,dkk

Dalam arti luas bisnis adalah gambaran semua aktivitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari.

Sehingga dapat disimpulkan pengertian bisnis terdapat 4 aspek yaitu, menghasilkan barang dan jasa,mendapatkan laba, dan suatu aktivitas atau usaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Nah sekarang kita sudah paham tentang pengertian bisnis, lalu apa yang menjadi tujuan bisnis tersebut ? beberapa tujuan bisnis adalah:

1. menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat 

2. memenuhi kebutuhan hidup dengan sebuah produk dan jasa

3. meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara umum

4. memberikan kesejahteraan bagi para pemilik faktor produksi dan masyarakat

5. menjaga eksistensi perusahaan dalam waktu panjang.

Tentu kita sudah paham sekarang mengenai pengertian bisnis itu sendiri, lalu apa saja yang termasuk kegiatan bisnis tersebut? beberapa kegiatan bisnis dibedakan menjadi beberapa macam seperti: Bisnis Agraris, Bisnis Industri, Bisnis perdagangan, Bisnis sektor Jasa, pertambangan dan sektor Pariwisata.

Bisnis Agraris

Bisnis agraris adalah sektor usaha yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Bisnis ini mencakup usaha contohnya pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.

Bisnis Industri

Bisnis industri adalah aktivitas untuk menghasilkan barang dari pengolahan bahan baku, menjadi barang setengah jadi kemudian diolah lagi menjadi barang jadi. Bisnis sektor ini adalah kegiatan menghasilkan nilai tambah.

Contohnya usaha dalam sektor rumah tangga, sektor usaha kecil, sedang, dan besar.

Bisnis Perdagangan

Bidang perdagangan adalah kegiatan utamanya melakukan transaksi jual berani barang untuk tujuan memperoleh laba. Uang jadi alat ukur dalam transaksi jual beli. Contohnya toko kelontong, kios, agen hingga distributor.

Bisnis Sektor Jasa

Bisnis jasa adalah usaha yang bergerak dibidang pelayanan. Usaha ini akan memberikan layanan yang dibutuhkan orang lain. Contohnya bimbingan belajar, rumah sakit, transportasi, hingga pelatihan.

Bisnis Sektor Pertambangan

Bisnis pertambangan adalah usaha yang sangat menguntungkan, karena bisa menyumbang pendapatan negara secara signifikan. Contohnya bisnis batu bara, emas, minyak bumi, pasir, bebatuan hingga beberapa galian mineral.

Bisnis Pariwisata

Bisnis pariwisata adalah usaha yang memanfaatkan alam, tatanan sosial, adat dan kesenian sebagai daya tarik untuk wisatawan.

Penjelasan diatas adalah pengertian secara umum, adapun seiring dengan berkembangannya pengetahuan, teknologi dan perkembangan budaya yang semakin maju, maka perilaku bisnis juga akan berbeda cara dalam mendapatkan keuntunganya. zaman sekarang adalah zaman serba digital, tentu pelaku bisnis juga harus meningkatkan skill ditambah dengan pengetahuan teknologi yang terupdate, supaya bisnis tersebut bisa survive terhadap perkembangan zaman. selain meningkatkan skill kita dituntut tetap menguasai teori-teori atau pengetahuan dasar tentang bisnis, karena pada dasarnya secara garis besar sudah kita bahas diatas pada macam-macam bisnis, hanya saja untuk zaman sekarang kita dituntut untuk kreatif,cepat, tepat dan tetap menjaga kualitas yang terbaik.

Dengan begitu kita akan survive dan tetap lancar berbisnis dan yang pasti menghasilkan keuntungan yang baik. setelah bisnis kita mampu mengikuti perkembangan zaman, maka langkah selanjutnya harus memiliki kemampuan pengelolaan keuangan yang baik. Perkembangan teknologi dan perilaku pasar yang sangat dinamis menuntut kita untuk bisa berjaga-jaga dalam mengelola keuangan. salah satu cara yang paling umum adalah berinvestasi, baik berupa tabungan, properti,reksadana dan lain sebagainya.

investasi

Selanjutnya kita akan bahas tentang investasi. Investasi adalah suatu kegiatan yang sangat dianjurkan bahkan bisa menjadi wajib dilakukan bagi perilaku bisnis,tentunya dengan catatan kita harus memiliki pengetahuan investasi yang baik dan benar, sebab dengan kita paham tetang investasi kita tidak akan mengalami kerugian yang signifikan bahkan akan mendapat keuntungan yang besar.

Sebelum berinvestasi kita harus paham apa itu investasi, tujuannya apa,jenisnya seperti apa dan contohnya seperti apa, baik kita akan bahas.

Melangsir dari money.kompas.com, Investasi dalah kegiatan menempatkan dana pada satu atau beberapa jenis aset selama periode tertentu, dengan tujuan untuk mendapatkan imbal hasil di masa depan. dengan kata lain, investasi adalah aktivitas menanamkan modal ke dalam bentuk aset tertentu agar nilai aset yang lebih besar dibandingkan saat awal menanamkan modal.orang atau pihak yang melakukan investasi disebut sebagai investor atau penanam modal.

Perlu kita ingat bahwa investasi bukanlah cara mendapatkan kekayaan dalam waktu singkat, akan tetapi investasi adalah salah satu cara untuk mencapai tujuan keuangan. tujuan keuangan yang dimaksud misalkan kita ingin membangun usaha dimasa depan, kemudian punya tujuan mendirikan bangunan,untuk pendidikan anak dan lain sebagainya.

Tujuan Investasi

Mengenai tujuan berinvestasi setiap pribadi mempunyai rencana atau keinganan yang berbeda-beda, seperti yang sudah kita bahas pada pembahasan sebelumnya. akan tetapi untuk memotivasi investor agar tetap semangat berinvestasi, maka tujuan dibawah ini akan menjadi salah satu acuannya:

Mengutip dari laman bca.co.id tujuan Investasi sebagai berikut:

1. menambah aset dan harta kekayaan

2. mempersipakan kondisi finansial yang statibil di masa depan, atau memeprsiapakan dana pensiun,

3. membentuk dan memupuk kebiasaan gaya hidup hemat,

4. memiliki dana darurat,

5. mencapai tujuan keuangan di masa depan,

6. memberikan proteksi terhadap aset dari tekanan inflasi, atau menjaga nilai uang dari inflasi.

Jenis Investasi

Berdasarkan waktunya, jenis Investasi dibagi enjadi 3 macam, yaitu investasi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

1. investasi jangka pendek, investasi jangka pendek dilakukan dalam jangka waktu singkat, kurang dari satu tahun. biasanya tujuan berinvestasi jangka pendek, diantaranya menikah, liburan maupun dana darurat.

2.Investasi jangka menengah, adalah investasi yang dilakukan dalam jangka waktu 1-5 tahun. tujuan investasi umunya untuk sarana pendidikan, mempersipan DP rumah, dan lain sebagainnya.

3. Investasi jangka panjang, investasi yang memiliki waktu yang lebih lama, yakni lebih dari 5 tahun, biasanya dilakukan jika memiliki tujuan untuk keuangan masa depan, seperti membeli rumah, biaya pendidikan anak, dana pensiun, dan lain sebagainya.

Contoh Investasi

contoh 1

Pak budi merupakan karyawan swasta dengan gaji 3 juta/bulan, dengan gaji tersebut beliau bisa menyisihkan gajinya sebanyak 17% atau 500.000 tiap bulannya, kemudian beliau masukan ke reksadana. setelah 5 tahun nilai reksadanya sudah menjadi 34.325.000. hasil imbal balik investasi selama 5 tahun adalah 4.325.000.

contoh 2

Santi adalah seorang pedagang online shop, dari hasil jualanya dia sudah untung bersih  10 juta, karena santi ingin memulai investasi, maka dia membeli emas logam mulia dengan harga 500rb per gram kala itu. selang 10 tahun kemudian ternyata harga emasnya sudah naik menjadi 1 juta per gramnya, sehingga nilai investasi sekarang menjadi 20 juta, jika ia hendak menjual emasnya hari ini maka, investasi sudah mendapat untung 10 juta atau 100%.

Demikian sebagian kecil dari contoh berinvestasi, tentunya masih banyak lagi contoh-contoh yang lain. pada intinya apapun pekerjaan kita, atau bisnis yang kita jalankan, selalu sisihkan pendapatan kita untuk memulai berinvestasi. perlu diingat investasi itu sangat menguntungkan untuk masa depan, jika kita sudah tau ilmunnya.

Sebagai penutup, penulis mengajak pembaca untuk selalu meningkatkan skill dalam berbisnis, pekerjaan, ataupun keahlian lainnya, itu dilakukan agar kemampuan kita menjadi lebih baik, sehingga kemungkinan untuk meningkatkan pendapatan akan lebih tinggi. Mulailah belajar mengenai investasi yang baik dan benar, kemudian jangan ragu untuk memulai investasi mulai sedini mungkin, insyaAllah di kemudian hari kita akan mendapatkan manfaat dari investasi tersebut.

Sekian pembahasan yang bisa kami tulis, tentunya masih banyak kekurangan dalam kami menulis artikel ini, kritik dan saran sangat kami butuhkan, agar artikel yang akan kami tulis memiliki kualitas yang baik, informatif, dan bermanfaat bagi banyak orang.







Budi Roso Blogger

Perkenalkan Saya Budi Roso saat ini saya sedang menekuni Dunia Bisnis Internet Marketer, Disamping itu saya juga Mulai Tertarik Menulis Artikel-Artikel Menarik Tentang dunia Bisnis, Kehidupan, Teknologi dst.

1 Komentar

  1. terima kasih bang, artikelnya bagus semangat terus buat artikel yang lebih menarik

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak